obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
METRO
Selasa, 30 Okt 2012 03:11 WIB
-
Angkutan Kapal ke Pulau Seribu Naik
Jakarta, ON: Mulai Kamis 1 November 2012 mendatang, Pemprov DKI Jakarta akan menaikkan tarif retribusi angkutan kapal penyeberangan dari Dermaga Kali Adem Muaraangke-Kepulauan Seribu.
-

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Utara, Udar Pristono mengatakan mulai tanggal 1 November mendatang pihaknya akan menaikkan tarif tersebut dengan mengacu pada Perda 3 tahun 2012. Kenaikan tarif itu, diantaranya, untuk zona 1 dari sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 40 ribu, dan zona 2 dari sebelumnya Rp 30 ribu menjadi Rp 50 ribu perorang. Tarif tersebut belum ditambah Rp 2 ribu untuk asuransi jiwa Jasa Raharja. "Tarif lama berdasarkan Perda 1 Tahun 2006. Jadi sudah 6 tahun berjalan tidak ada kenaikan," ujar Pristono, Senin (29/10).

Selain itu, lanjut Pristono, pertimbangan lainnya untuk menaikkan tarif tersebut karena menampung aspirasi kapal ojek atau tradisional yang menginginkan perbedaan dengan tarif kapal ojek dimana tarif mereka sama dengan tarif kapal Pemprov  yang lama dikisaran 30.000. "Para pemilik kapal tradisional merasa tersaingi dengan harga yang hampir sama sebelumnya. Angka kenaikan tarif tersebut juga berdasarkan masukan Bupati Kepulauan Seribu, Achmad Ludfi, karena melihat daya beli atau kemampuan warga Kepulauanseribu," katanya.

Menurutnya, kenaikan tarif tersebut nantinya juga akan dibarengi dengan fasilitas dan kelayakan kapal yang sering mengalami kerusakan, serta tidak sesuai jadwal. "Kami akan memperbaiki hal tersebut, karena ini berdampak pada kenyamanan para penumpang kapal," ucap Pristono.

Ketua Pengelola Wisata Pemukiman Kepulauan Seribu, Amsir Hasbi menambahkan kapal-kapal milik Dishub kerap mengalami kerusakan dan tidak sesuai jadwal. Padahal, banyak warga memilih pulang dari pulau menuju ke Dermaga Kali Adem Muaraangke, karena ada jadwal kapal yang datang pada pukul 14.000. Namun, ketika belasan bahkan puluhan pengunjung menunggu, kapal tersebut tidak kunjung datang. "Pengunjung sering kecewa karena kapal yang ditunggu sesuai jadwal ternyata tidak datang. Artinya para pengunjung yang telah menunggu pada siang hari itu harus menunggu kapal pada esok pagi, sehingga waktu mereka terbuang," tutur Amsir.

Alasan yang diberikan mengenai tidak datangnya kapal tersebut, sambung Amsir, sering dikarenakan ombak dan kapal yang rusak. Namun, dia sering melihat situasi ombak masih bisa dilalui karena masih banyak kapal-lapal berbahan fiber seperti kapal-kapal penyeberangan Dishub tersebut yang datang pada waktu yang sama. "Untuk itu, saya harap Dishub bisa mengimbangi kenaikan harga dengan perbaikan fasilitas maupun jadwal keberangkatan," harapnya.

Sementara itu, Sukma (34) warga Tanjungpriok mengaku belum mengetahui adanya kenaikan tarif kapal tersebut. Sebab, tidak ada sosialisasi sebelumnya dari petugas. "Agak berat juga adanya kenaikan tarif itu, karena dalam seminggu dua kali saya selalu mengunjungi saudara di Pulau Pramuka," tandasnya.

Lintasan kapal penyeberangan di Pelabuhan Muara Angke, yaitu dengan menggunakan KM Lumba-Lumba pada pukul 08.00 dan 12.00, Zona 1 dari Pelabuhan Kali Adem Muaraangke-Pulau Untung Jawa, Pelabuhan Kali Adem Muaraangke-Pulau Lancang, Pelabuhan Kali Adem Muaraangke-Pulau Pari.

Zona 2 dari Pelabuhan Kali Adem Muaraangke-Pulau Pramuka, Pelabuhan Kali Adem Muaraangke-Pulau Kelapa, Pelabuhan Kali Adem Muaraangke-Pulau Tidung, dan Pelabuhan Kali Adem Muaraangke-Pulau Payung.


bj / iast

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA
Sabtu, 20 Sept 2014 00:34 WIB

Skotlandia Gagal Merdeka

Glasgow, ON: Menteri Besar Skotlandia Alex Salmond mengundurkan diri menyusul kekalahan kubunya untuk memisahkan diri dari Inggris Raya melalui referendum.