obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
FOKUS
Minggu, 12 Mei 2013 18:29 WIB
-
Proyek e-KTP Dinilai Karut Marut
Jakarta, ON : Pemerintah dinilai tidak transparan dalam menjalankan proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Akibatnya program senilai Rp5,8 triliun yang seharusnya bisa memudahkan proses dalam pendataan penduduk justru menjadi karut marut.
-

"Kementerian Dalam Negeri harus segera menjelaskan kenapa kekisruhan ini bisa terjadi. Supaya tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat," kata Anggota Komisi II DPR RI Arif Wibowo dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko dalam kesempatan terpisah, Minggu (12/5/2013). 

Lebih lanjut Arif mencontohkan, surat edaran Mendagri yang melarang fisik e-KTP difotocopy justru menimbulkan kebingungan di publik. Padahal, tambahnya, sejak awal Kemendagri tidak pernah memberi penjelasan mengenai larangan ini. "Bahkan dulu dikatakan bisa difotocopy. Atau jangan-jangan kualitas chip-nya yang bermasalah. Mendagri harus segera dimintai penjelasannya," ujarnya. 

Selain itu, tambah Arif, hingga kini masih banyak masyarakat yang belum menerima fisik e-KTP walaupun sudah lama melakukan perekaman. Padahal anggaran untuk pencetakan e-KTP sudah tersedia sejak lama. "Kita memang tidak bicara teknis, tapi praktis di lapangan menunjukkan penduduk belum menerima fisiknya," ungkapnya. 

Danang menambahkan, Kemendagri tampaknya tidak memikirkan ekses dari keluarnya SE Mendagri tersebut. Masyarakat yang sudah mendapatkan e-KTP dan ingin mengurus dokumen bakal menjadi bingung dengan SE tersebut. "Kesimpangsiuran ini mengganggu keseharian masyarakat," ujarnya. 

Yang disesalkan Danang, dalam proyek ini Kemendagri lebih memfokuskan diri dalam mencetak fisik e-KTP ketimbang membereskan data kependudukan nasional. "Ini kan terbukti dari adanya perbedaan data potensial pemilih yang berasal data kependudukan dari Kemendagri. Dikhawatirkan persoalan ketidakberesan data pemilih pada Pemilu 2009 terulang dalam Pemilu 2014," katanya. 

Baik Arif maupun Danang menyebutkan, Kemendagri harus segera menjelaskan ketidaksinkronan data penduduk dan data potensial pemilih milik KPU ini ke publik. "Kita (DPR) akan minta sandingkan data KPU dan data Kemendagri," pungkas Arif

 


mtv / iast

BERITA TERKAIT

Rabu, 09 Apr 2014 17:04 WIB
Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara
Pyongyang, ON : Kim Jong-un terpilih kembali sebagai pemimpin Korea Utara, kata laporan media pemerintah, saat parlemen ...
Kamis, 27 Mar 2014 13:09 WIB
Mahasiswa Korut Wajib Cukur Rambut Mirip Kim Jong-un
Pyongyang, ON : Jangankan potongan mohawk yang trendi. Para mahasiswa Korea Utara diharuskan mencukur rambut mereka ...
Selasa, 18 Mar 2014 05:35 WIB
Perekaman E-KTP di Kota Serang Baru Mencapai 78%
Serang, ON: Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kota Serang hingga saat ini baru mencapai 78 persen. ...
Kamis, 13 Mar 2014 03:37 WIB
Rel Ganda Jalur Selatan Cirebon-Purwokerto Segera Rampung
Semarang, ON: Kementerian Perhubungan (Kemhub) tengah membangun rel ganda di jalur selatan Pulau Jawa secara bertahap, ...
Senin, 10 Mar 2014 02:28 WIB
Babak I, Real Madrid Unggul atas Levante
Madrid, ON: Real Madrid berpeluang kembali menempati puncak klasemen La Liga setelah pada babak pertama berhasil unggul ...
Senin, 10 Mar 2014 02:27 WIB
Dipermalukan Wigan, City Tersisih dari Piala FA
Manchester, ON: Sebuah kejutan terjadi di babak perempat final Piala FA. Klub kaya raya, Manchester City tumbang oleh ...
Senin, 10 Mar 2014 02:25 WIB
Penerbangan Jakarta - Malaysia Masih Berlangsung Normal
Tangerang, ON: Maskapai Malaysia Airlines mengklaim bila penerbangan menuju Kuala Lumpur, Malaysia dari Bandara Soekarno ...
Senin, 10 Mar 2014 00:31 WIB
Mendagri: Perekaman e-KTP Tembus Angka 175 Juta
Jambi, ON: Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, dari 191 juta wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik ...
Senin, 24 Feb 2014 12:10 WIB
Konsep Keluarga Kecil Bahagia, Komunikasi
Jakarta, ON - Keluarga kecil bahagia adalah dambaan setiap individu. Untuk menerapkannya, diperlukan berbagai tips dan ...
Selasa, 11 Feb 2014 13:51 WIB
Justin Bieber Pun Tak Pernah Bisa Melupakan Selena Gomez
Los Angeles, ON : Justin Bieber disebut-sebut tak pernah bisa memberikan komitmennya untuk selalu setia kepada Selena ...
BERITA LAINNYA
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui akun Twitter-nya, @SBYudhoyono mengatakan, perjuangan Raden Ajeng Kartini bukan hanya sekadar inspiratif namun lebih dari itu merupakan kekuatan untuk kemajuan bangsa.
Senin, 21 Apr 2014 11:13 WIB

Rhoma Irama Bantah Sakit Hati pada Muhaimin

Jakarta, ON: Bakal calon presiden (capres) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama dikabarkan mengundurkan diri. Rhoma juga disebut bakal menggelar jumpa pers pukul 10.00 WIB, di posko pemenangannya, di Jakarta, Senin (21/4).
Senin, 21 Apr 2014 10:00 WIB

Ban Pecah, Malaysia Airlines Mendarat Darurat

Kuala Lumpur, ON: Malaysia Airlines akui, salah satu pesawatnya melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara KLIA, Kuala Lumpur, setelah ban pecah saat lepas landas.