obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
EKONOMI
Rabu, 06 Mar 2013 01:23 WIB
-
Daftar Orang Terkaya Digugat Pangeran Alwaleed
Riyadh,ON:Pangeran Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi menuduh Majalah Forbes memperkecil kekayaan miliknya.
-
Dalam daftar orang terkaya 2013, Majalah Frobes memperkirakan kekayaan Pangeran Alwaleed mencapai US$20 miliar pada posisi ke-26.

Namun pangeran mengatakan majalah tersebut menggunakan medote penaksiran yang keliru.

Beberapa laporan menyebutkan kekayaannya sekitar US$29,6 miliar dan dengan jumlah itu mestinya dia berada pada peringkat 10 orang terkaya dunia.

Kantor Pangeran Alwaleed mengatakan metode penghitungan yang keliru sengaja dipakai untuk 'merugikan' para investor Timur Tengah.

Memutus hubungan

Forbes dianggap pihak pangeran tidak bersedia menggunakan penilaian di Bursa Saham Tadawul di Arab Saudi namun mau menggunakan perkiraan dari pasar keuangan baru, seperti Bursa Saham Meksiko.

Mereka juga meminta agar Pangeran Alwaleed dicabut dari daftar dan memutuskan semua hubungan dengan Forbes, termasuk tidak akan bekerja sama lagi dengan tim penilaian Forbes.

"Kami bekerja dengan sangat terbuka bersama Tim Forbes selama beberapa tahun dan dalam beberapa kesempatan menunjukkan masalah dalam metodologi mereka yang memerlukan koreksi," seperti tertulis dalam pernyataan Shadi Sanbar, Kepala Kantor Keuangan Kingdom Holding Company, milik Pangeran Alwaleed.

Daftar yang dikeluarkan Forbes pada Senin (05/03) menempatkan pengusaha asal Meksiko, Carlos Sim, sebagai orang terkaya dunia.

Sim selalu berada di peringkat pertama selama empat tahun belakangan dan untuk tahun ini diperkirakan kekayaannya mencapai US$73 miliar.
 


bbc / zoel

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA