obornews facebook
obornews twitter
obornews rss
obornews mobile
TOPIK PILIHAN
METRO
Minggu, 03 Mar 2013 15:23 WIB
-
Tenaga Medis di Puskesmas Kelurahan Koja Minim
Jakarta, ON: Sejak diluncurkannya Kartu Jakarta Sehat (KJS) November silam, minat pasien untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas selalu meningkat, termasuk di Puskemas Kelurahan Koja Jalan Deli Gang 28 No 2 RT 02/RW 03, Koja, Jakarta Utara. Kondisi tersebut membuat petugas Puskesmas Kelurahan Koja kewalahan, karena di puskesmas itu hanya ada satu dokter yang harus melayani ratusan pasien setiap harinya.
-

Kepala Puskesmas Kelurahan Koja, Endang Sulistyani mengatakan, sejak KJS diluncurkan jumlah pasien di Puskesmas Kelurahan Koja membludak. Dari yang awalnya puluhan pasien, kini menjadi ratusan pasien setiap harinya. Padahal, sumber daya manusia (SDM) di puskesmas tersebut hanya 6 orang yang terdiri atas satu dokter, dua perawat, satu petugas kebersihan, satu apoteker, dan satu petugas administrasi. "Idealnya di puskesmas ini memiliki 2 dokter, karena pasiennya mencapai 100 pasien lebih per harinya. Kalau hanya saya sendiri bisa kewalahan. Apalagi puskesmas ini dibuka dari Senin sampai Sabtu. Selain itu, petugas apoteker dan perawat juga harus ditambah," pinta Endang, Minggu (3/3).

Menurutnya, seorang dokter di puskesmas idealnya harus menangani 50-60 pasien per harinya. Namun, kenyataannya kini sudah di atas 100 pasien per harinya. Bahkan, petugas kebersihan diperbantukan untuk mencarikan obat yang tertulis di daftar resep dan mengaduk obat puyer untuk pasien. "Bisa saja saya tangani 100 pasien, tapi nanti bisa giliran saya yang masuk rumah sakit. Saya sudah sampaikan kondisi ini ke Sudin Kesehatan Jakarta Utara dan katanya akan ditanggapi. Mudah-mudahan pemerintah bisa menambah tenaga medis agar petugas tidak kewalahan dan juga pelayanan kepada pasien menjadi maksimal," harapnya.

Hal senada juga dikatakan apoteker Puskesmas Kelurahan Koja, Rujianingsih. Menurutnya, kondisi tersebut membuat para petugas puskesmas mengaku kesulitan istirahat dan beribadah apabila pasien membludak. Bahkan, makan siang pun sampai harus ditunda karena pasien masih banyak menjelang jam istirahat pukul 12.00. "Sekitar jam 2 baru kami bisa ibadah dan makan siang," keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kasudin Kesehatan Jakarta Utara Bambang Suheri mengungkapkan tahun 2013 ini puskesmas kecamatan akan ada rekrutmen tenaga medis. Ia menyatakan, dengan adanya peningkatan pasien dan pendapatan di puskesmas, membuat tenaga medis juga akan bertambah. "Puskesmas kecamatan sekarang sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Nantinya puskesmas kecamatan membawahi puskesmas kelurahan, sehingga akan dilihat mana tenaga medis yang kurang. Kalau ada yang kurang, biasanya rekrutmen tenaga itu yang dibutuhkan," ungkapnya.

Pada Puskesmas Kelurahan Koja sendiri, lanjut Bambang, rencananya bulan April akan direhab total, sehingga puskesmas akan pindah sementara ke rumah kontrakan. "Karena puskesmas mau direhab total dan pindah di rumah kontrakan, kemungkinan jumlah pasiennya menurun. Kalau puskesmas itu sudah selesai direhab, nantinya bisa diukur jumlah pasiennya, sehingga bisa diukur juga petugas yang akan ditambah," tandasnya.


bj / amn

BERITA TERKAIT

Senin, 09 Jun 2014 22:44 WIB
Prabowo Tuding Rendahnya Gaji Pegawai Penyebab Korupsi
Jakarta, ON : Kebocoran anggaran dan perilaku korup yang marak di institusi pemerintahan disebabkan oleh rendahnya ...
Senin, 09 Jun 2014 22:37 WIB
JK: Pemerintah Harus Bisa Berikan Kepastian Hukum
Jakarta, ON : Calon wapres RI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa kepastian hukum harus benar-benar ditegakkan bagi seluruh ...
Senin, 09 Jun 2014 22:32 WIB
Jokowi-JK: Mekanisme Pengawasan dan Pelaksanaan Pembangunan Masih Lemah
Jakarta, ON : Sesi kedua debat calon presiden dan calon wakil presiden dimulai dengan pertanyaan bagi masing-masing ...
Senin, 09 Jun 2014 22:28 WIB
Jokowi: Demokrasi adalah Mendengar Suara Rakyat
Jakarta, ON : Joko Widodo (Jokowi) memiliki pemahaman tentang demokrasi yang cukup berbeda dengan yang disampaikan ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:14 WIB
Hari Ini, SBY akan Disambangi 2 Capres di Istana
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, hari ini dijadwalkan bertemu ...
Selasa, 13 Mei 2014 08:12 WIB
Hari Ini, SBY Dijadwalkan Bertemu Prabowo - Hatta
Jakarta, ON: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini pada pukul 17.00 WIB akan bertemu Ketua Dewan Pembina ...
Rabu, 07 Mei 2014 16:23 WIB
Pasien Terduga MERS-CoV di Medan Bertambah
Medan, ON : Pasien terduga Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) yang dirawat di Rumah Sakit Umum ...
Rabu, 07 Mei 2014 12:18 WIB
Antisipasi MERS-CoV, Bandara Juanda Pindahkan Terminal Umrah
Surabaya, ON : Pengelola Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo akan memindahkan pelayanan penumpang jemaah umrah dari ...
Jumat, 25 Apr 2014 13:21 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi Siap Diperiksa KPK
Jakarta, ON : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan kesiapannya diperiksa Komisi Pemberantasan ...
Rabu, 23 Apr 2014 19:55 WIB
KPK: Proyek e-KTP Rugikan Negara Lebih dari Rp 1 Triliun
Jakarta, ON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek paket ...
BERITA LAINNYA
Selasa, 22 Jul 2014 11:30 WIB

KSAD Diganti, Panglima Jamin Keamanan Pilpres

Jakarta, ON : Panglima TNI Jenderal Moeldoko optimistis pergantian Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Budiman tidak akan mempengaruhi kinerja militer Indonesia, termasuk pengamanan pengumuman hasil pemilihan umum presiden hari ini, Selasa, 22 Juli 2014. Menurut dia proses pergantian pucuk pimpinan di TNI merupakan hal yang biasa dan sering terjadi
Selasa, 22 Jul 2014 12:20 WIB

Pengumuman Pilpres, KPU Dijaga 3.380 Polisi

Jakarta, ON : Menjelang pengumuman hasil rekapitulasi suara Pemilihan Presiden 2014, 3.387 polisi menjaga gedung Komisi Pemilihan Umum di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Menurut Wakil Kepala Polisi Sektor Menteng, Komisaris Polisi M. Nababan, penjagaan ini ini untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan dari berbagai sektor.
Selasa, 22 Jul 2014 10:50 WIB

Serangan Israel di Gaza Sudah Tewaskan 573 Orang

Gaza, ON : Jumlah korban tewas di Gaza meningkat menjadi 573, setelah hari paling berdarah di kantong Palestina sejak tahun 2009 di mana Israel menekankan hukuman serangan militer.
Selasa, 22 Jul 2014 11:40 WIB

Akses Keluar Tol Sektor 3 Bintaro Resmi Ditutup

Tangerang, ON : Dibukanya tol JORR W2 pada Selasa (22/7/2014) juga dibarengi dengan penutupan akses keluar menuju Bintaro Sektor 3 dari pintu tol Pondok Ranji menuju arah Pondok Indah.